LENSA RAYA, Aceh Tamiang – Mengetahui akses penjemputan bantuan ke kabupaten terkendala bagi para masyarakat korban dampak bencana alam di Kecamatan Sekerak, Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol. (P) Drs. Armia Pahmi, M.H., antarkan bantuan langsung kepada masyarakat.
Giat pada Rabu, 25 Maret 2026 tersebut, Bupati Armia Fahmi bersama kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Penanggulangan Bencana (P4B), Berton Suar Pelita Panjaitan, ketua DPRK Aceh Tamiang, Fadlon, S.H., Kapolres Aceh Tamiang, AKBP Muliadi, S.H, M.H., Plt. Sekretaris Daerah (Sekda), Drs. Syu’ibun Anwar, tim BNPB beserta para satuan kerja perangkat kabupaten (SKPK).
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan bahwa bantuan sembako tersebut merupakan amanah langsung dari Presiden Republik Indonesia (RI), H. Prabowo Subianto untuk masyarakat Kabupaten Aceh Tamiang.
Sebelumnya, kata Bupati Armia Fahmi, bantuan telah disalurkan kepada masyarakat di Huntara Danantara Simpang Empat Upah serta warga di sekitar Kantor Bupati beberapa hari lalu.
“Mengetahui bahwa masyarakat Kecamatan Sekerak memiliki keterbatasan untuk mengambil bantuan di kantor bupati, maka hari ini kami hadir langsung untuk menyalurkan sembako ke wilayah ini,” ujar Bupati, Irjen Pol. (P) Drs. Armia Pahmi, M.H.
Bupati Aceh Tamiang menjelaskan, penyaluran dilakukan secara langsung ke sejumlah kampung, antara lain Kampung Sekumur, Kampung Sulum dan Kampung Tanjung Gelumpang.
Bantuan diberikan Bupati beserta rombongan kepada masyarakat berdasarkan kepala keluarga (KK) agar dapat diterima secara adil dan merata.
Saat itu, Bupati juga menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam pemenuhan kebutuhan hunian bagi masyarakat terdampak bencana alam pada November 2025 lalu.
Ia memastikan bahwa pembangunan hunian bagi warga yang belum menerima akan terus dilanjutkan secara bertahap.
“Seluruh masyarakat akan mendapatkan haknya. Untuk huntap, kami akan berkoordinasi guna menentukan lokasi yang paling aman untuk pembangunan,” tambah jelas Bupati Armia Fahmi.
Ditempat terpisah, terkait penyaluran bantuan ke Sekerak tersebut, pada (26/03/26), Bupati Armia Fahmi kepada media Lensa Raya menyampaikan, diri sebagai kepala daerah yang telah dipilih dan dipercayakan rakyat optimis dan tak akan mundur selangkah pun untuk kepentingan rakyat.
“Terserah diluar sana mereka yang kurang senang dan tidak memahami tujuan saya sebagai bupati untuk memperbaiki Aceh Tamiang dan menuju kemakmuran rakyat, yang kita alami ini adalah ujian Allah SWT bukan kek nginap kita semua,” ungkap Bupati Armia Fahmi.
Tambah Bupati, Jika tidak mau bekerjasama membantu dan memberikan saran serta masukan sebaiknya mendukung dengan do’a, bukan menghujat, caci maki, fitnah, serta memburuk-burukkan pemerintah daerah dalam kinerja penanganan bencana alam ini.
“Semua proses pemulihan dari dampak dan korban bencana alam yang kita rasakan didanai oleh pemerintah pusat melalui beberapa kementrian terkait, bukan uang daerah, atau bantuan pihak ketiga diserahkan kepada kami pemerintah daerah,” tegas Bupati Aceh Tamiang mengakhiri.*
Reporter : Adi Hunter













