LENSA RAYA, Aceh Tamiang – Pelaksana tugas Sekretaris Daerah (Plt. Sekda) Aceh Tamiang, Drs. Syuibun Anwar hadiri acara dimulainya revitalisasi Mushalla Ar-Rahim di Desa Kotalintang Kecamatan Kota Kualasimpang, Aceh Tamiang, Jum’at, 17 April 2026.
Kegiatan sekaligus peletakan batu pertama revitalisasi Mushalla tersebut bantuan Manfaat Mengalir (MM) dilaksanakan Plt. Sekda Drs. Syu’ibun Anwar itu mewakili Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol. (P) Drs. Armia Fahmi, M.H., bersama Ustadz. Salim A. Fillah dari lembaga Wakaf MM.
Dalam sambutannya, Plt. Sekda menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Ustadz. Salim A Fillah beserta Manfaat Mengalir atas inisiatif revitalisasi musalla tersebut.
Menurutnya, kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian terhadap pembangunan sarana ibadah sekaligus peningkatan kesejahteraan sosial masyarakat Aceh Tamiang.
“Revitalisasi ini adalah wujud kepedulian sosial yang sangat menyentuh dan sejalan dengan visi pemerintah daerah dalam membangun Aceh Tamiang yang religius dan sejahtera,” ujar Syuibun.
Ia berharap, dengan tampilan baru dan fasilitas yang lebih baik, Musalla Ar-Rahim dapat semakin makmur oleh jamaah serta menjadi pusat kegiatan keagamaan dan sosial yang membawa kesejukan bagi masyarakat.
Selain itu, Syuibun juga berpesan BKM dan seluruh jamaah agar tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga menjaga dan memakmurkan musalla secara berkelanjutan.
Sementara itu, Ustadz Salim A Fillah dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan revitalisasi ini merupakan bagian dari rangkaian misi kemanusiaan pascabencana banjir di wilayah Aceh Tamiang dan sekitarnya.
Ia menjelaskan, relawan Manfaat Mengalir telah berada di Aceh Tamiang hari ke 9 pasca bencana untuk membantu masyarakat terdampak banjir, termasuk melalui penyelenggaraan sekolah darurat, penyediaan sarana ibadah sementara, TPA darurat, serta bantuan peralatan pembersih lumpur, Starlink, alat penerang serta program program yang saat ini dilaksanakan.
“Ini adalah kesempatan bagi kami untuk menjadi perantara kebaikan dalam menyalurkan amanah dari berbagai pihak kepada masyarakat yang terdampak bencana,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Salim menambahkan bahwa pihaknya telah beberapa kali menjalankan misi kemanusiaan di Aceh Tamiang, dengan melibatkan puluhan santri dan relawan yang ditempatkan di berbagai titik di Aceh dan Sumatera Barat.
“Kami berkomitmen untuk terus berkontribusi bersama masyarakat Aceh Tamiang dalam proses pemulihan pascabencana. Revitalisasi Musalla Ar-Rahim ini diharapkan menjadi salah satu amal ibadah dan wujud kebersamaan kita semua,” tambahnya.
Kegiatan ini turut dihadiri unsur Forkopimda, Camat Kota Kualasimpang, Datok Penghulu, pengurus BKM, tokoh masyarakat, serta undangan lainnya.*
Reporter : Adi Hunter













