Lensaraya.com | Aceh Tamiang – Dinamika proses pengajuan hingga penyaluran bantuan stimulan masyarakat korban bencana alam di Aceh Tamiang sangat banyak beredar isu dan penyebaran informasi provokatif oleh pihak-pihak tidak bertanggungjawab.
Selain itu terhimpun informasi selama ini ada upaya-upaya sekelompok orang menebar informasi untuk menjatuhkan pemerintah daerah, khususnya Bupati dan Wakil Bupati Aceh Tamiang selama ini.
Dalam Konferensi Pers di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Aceh Tamiang, Bupati Armia Fahmi menegaskan jangan ada yang mengganggu tahapan dan proses pengajuan hingga penyaluran bantuan stimulan kepada masyarakat korban dampak bencana alam sedang dilaksanakan.
“Terkait pendataan dan persiapan verifikasi, validasi, dan finalisasi untuk diajukan kita lakukan satu pintu yakni melalui pusat data dan informasi (Pusdatin) Aceh Tamiang,” kata Bupati Irjen Pol. (P) Drs. Armia Fahmi, M.H., Jum’at, 19 Juni 2026.
Terkait pengawasan dan kontrol pelaksanaan dan tata kelola penyaluran, sambung Bupati, semua sudah terstruktur dari tingkat pemerintah pusat, “Kita ikuti aturan regulasi dari pemerintah pusat, seperti pengawasan sudah langsung ditangani oleh Inspektorat pada Kementrian terkait, dalam hal ini ada Inspektu Pembantu (Irban) yang ditugaskan,” jelasnya.
Lanjut Bupati Aceh Tamiang, untuk bantuan stimulan sumber anggaran dari Kementrian Sosial RI, (Jatah Hidup), dana ganti perabotan, dan dana pemulihan ekonomi disalurkan oleh PT Pos Indonesia, sementara bantuan stimulan untuk rehabilitasi kerusakan rumah melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) juga sudah diawasi secara ketat.
“Kami pemerintah daerah tidak ada kewenangan untuk mengurai katik anggaran dana bantuan tersebut karena tidak melalui transfer keuangan daerah (TKD), dari pemerintah pusat melalui pihak penyalur PT Pos Indonesia dana Kementrian Sosial dan dana anggaran rehab rumah dari BNPB melalui bank BSI langsung ke penerima manfaat,” terang Bupati.
Diharapkan kepada semua pihak, khususnya masyarakat Aceh Tamiang korban dampak bencana alam penerima bantuan stimulan dari pemerintah untuk tidak menerima dan mengkonsumsi informasi dan berita-berita yang tidak resmi dari pemerintah karena dapat menimbulkan fitnah dan perpecahan antara pemerintah dengan masyarakat.
“Mari membantu dan mendukung penuh upaya kami pemerintah daerah berjuang dan berusaha guna mendapatkan ruang tercepat direalisasi semua jenis bantuan stimulan untuk masyarakat korban bencana di Aceh Tamiang,” harap Bupati Armia Fahmi.*
Reporter : Adi Hunter













