Scroll untuk baca artikel
653935738-940856771857520-8512316222194427671-n
Daerah

Bupati Armia Fahmi Didatangi IDH dan Delegasi Belanda, Ini Langkah Pembahasannya

0
×

Bupati Armia Fahmi Didatangi IDH dan Delegasi Belanda, Ini Langkah Pembahasannya

Sebarkan artikel ini

LENSA RAYA, Aceh Tamiang – Yayasan Inisiatif Dagang Hijau (IDH) bersama Delegasi Belanda datangi dan beraudiensi dengan Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol. (P) Drs. Armia Pahmi, M.H., di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) setempat, Senin, 30 Maret 2026.

Pertemuan tersebut membahas penguatan program sawit rakyat berkelanjutan Sustanable Palm Oil) sekaligus percepatan pemulihan ekonomi rakyat pasca bencana.

Bupati menekankan bahwa upaya pemulihan pasca bencana tidak semata-mata berfokus pada perbaikan infrastruktur yang rusak, melainkan juga harus diarahkan pada pembangunan kembali kehidupan masyarakat lebih kuat dan berdaya.

Bupati Armia Fahmi menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang saat ini tengah mempercepat pembangunan rumah bantuan dari para donatur yang diperuntukkan bagi masyarakat terdampak bencana.

“Pembangunan tersebut dilakukan di sejumlah titik strategis guna memastikan kebutuhan hunian warga dapat segera terpenuhi,” jelas Bupati Armia Fahmi.

Dalam wacana itu, Bupati juga menginstruksikan percepatan kerja dengan memangkas hambatan birokrasi serta menekankan pentingnya transparansi penyaluran bantuan.

“Kita tidak boleh membiarkan masyarakat menunggu terlalu lama. Setiap langkah percepatan yang kita lakukan hari ini merupakan wujud kepedulian terhadap kemanusiaan,” ujar Bupati Aceh Tamiang, Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol. (P) Drs. Armia Pahmi, M.H.

Selain itu, ia juga menegaskan pentingnya prinsip transparansi dalam pengelolaan bantuan, sehingga seluruh dukungan dari donatur dan sektor swasta dapat tersalurkan secara tepat kepada masyarakat yang membutuhkan.

Sementara itu, CEO IDH Global, Daan Wensing, menjelaskan IDH akan terus memperkuat koordinasi dengan berbagai mitra, termasuk perusahaan dan organisasi lokal, dalam mendukung pemulihan ekonomi di Aceh Tamiang melalui pengembangan sektor kelapa sawit berkelanjutan.

“Kami telah menjalin kolaborasi yang baik dengan berbagai pihak, termasuk Forum Konservasi Leuser (FKL), untuk mendorong penguatan sektor sawit rakyat sebagai bagian dari upaya pemulihan ekonomi masyarakat,” ungkapnya.

Hadir pada acara audiensi tersebut, selain Bupati Armia Fahmi, tim IDH bersama Delegasi Belanda, Forkompinda, SKPK, dan Forkopimcam, serta para tamu undangan terkait.*

Reporter : Adi Hunter

 

653935738-940856771857520-8512316222194427671-n

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *