Berita Utama

Pertamina dan Pemerintah Sesuaikan Harga Pertamax di Provinsi Aceh Per 10 Juni 2026

6201
×

Pertamina dan Pemerintah Sesuaikan Harga Pertamax di Provinsi Aceh Per 10 Juni 2026

Sebarkan artikel ini

lensaraya.com | ​Banda Aceh – PT Pertamina (Persero) bersama Pemerintah Republik Indonesia resmi menetapkan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax (RON 92). Kebijakan penyesuaian harga ini berlaku khusus untuk wilayah Provinsi Aceh terhitung mulai hari ini, Rabu, 10 Juni 2026.

​Langkah strategis ini diambil sebagai bentuk kepatuhan terhadap regulasi kedinasan dan hukum yang berlaku mengenai dinamika harga energi. Penyesuaian dilakukan dengan mengikuti perkembangan harga minyak dunia, pergerakan nilai tukar Rupiah terhadap mata uang asing, serta demi menjaga keberlanjutan pasokan energi nasional.

Ucapan-Idul-Adha-Prokopim-Aceh-Tamiang

Rincian Penyesuaian Harga Pertamax (RON 92)
​Berdasarkan data resmi dari PT Pertamina (Persero), berikut adalah detail perubahan harga Pertamax di Provinsi Aceh:

  • ​Harga Lama: Rp12.600 per liter (berlaku sebelum 10 Juni 2026).
  • ​Harga Baru: Rp16.650 per liter (berlaku mulai 10 Juni 2026).
  • ​Nominal Kenaikan: Rp4.050 per liter.
  • Persentase Kenaikan: Sebesar 32,1% dari harga sebelumnya.​

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru di Provinsi Aceh
​Selain Pertamax, berikut adalah daftar lengkap harga eceran jenis BBM lainnya di SPBU Pertamina wilayah Aceh per 10 Juni 2026:

  • Jenis Bahan Bakar (BBM) Harga per Liter (Rupiah)Status
  • Pertalite Rp10.000 Subsidi / Penugasan
  • Biosolar Subsidi Rp6.800 Subsidi
  • Pertamax (RON 92) Rp16.650 Non-Subsidi (Baru)
  • Pertamax Turbo (RON 98) Rp21.200 Non-Subsidi
  • DexliteRp23.500 Non-Subsidi
  • Pertamina Dex (CN 53) Rp25.350 Non-Subsidi

Pertamina menegaskan bahwa penyesuaian harga pada lini produk nonsubsidi seperti Pertamax dilakukan secara transparan dan berkala, mengacu pada formula harga batas atas yang ditetapkan oleh pemerintah. Sementara itu, untuk produk BBM bersubsidi dan penugasan seperti Biosolar dan Pertalite, harganya tetap dijaga stabil guna menjaga daya beli masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *