Berita Utama

H Syahrul Husaini Terpilih Sebagai Panglima Laot Kabupaten Aceh Timur

0
H. Syahrul Husaini (kiri) saat salam komando dengan rivalnya Sufyandi usai acara pemilihan Panglima Laot Kabupaten.

LENSARAYA | ACEH TIMUR – H Syahrul Husaini terpilih sebagai Ketua Lembaga Panglima Laot Kabupaten Aceh Timur, setelah memperoleh suara terbanyak dalam dua putaran pemilihan di Aula Kantor Majelis Adat Aceh (MAA) Kabupaten Aceh Timur di Titi Baro, Jumat (23/01/2026) petang.

Prosesi pemilihan Panglima Laot Aceh Timur periode 2026-2031 ini sangat menegangkan, pemilihan putaran pertama masing-masing calon nomur urut 1 Jafar Sidik (Panglima Laot Beyeun) memperoleh 4 suara.

Calon nomor urut 2 H. Syahrul Husaini (Mantan Sekretaris Penglima Laot Kabupaten Aceh Timur) memperoleh 5 suara. Sedangkan Sufyandi (Panglima Laot Birem Bayeun) memperoleh 5 suara, dari jumlah keseluruhan 14 suara.

Karena nomor urut 2 dan 3 memperoleh suara yang sama, yaitu 5 suara. Maka dilakukan pemilihan putaran kedua antara nomor urut 2 dan 3.

Pada putaran kedua, akhirnya H Syahrul Husaini unggul dengan perolehan 9 suara. Sedangkan calon nomor urut 3 Sufyandi meraih 5 suara.

Ketua Panitia Pemilihan, Muhammad Nur di dampingi Bendahara Panitia Hadon menyebutkan, jumlah yang berhak memberikan suara dalam pemilihan Panglima Laot Kabupaten sebanyak 15 Panglima Lhok yang ada di wilayah Aceh Timur.

“Satu panglima lhok absen, maka jumlah pemilih dalam pemilihan hari ini sebanyak 14 pemilih. Alhamdulillah pemilihan ketua berlangsung sukses meski dua putaran,” kata Muhammad Nur.

Muhammad Nur, mengucapkan terima kasih kepada semua pihak termasuk pengurus dan sekretariat MAA Aceh Timur yang telah mendukung kegiatan pemilihan Panglima Laot Kabupaten Periode 2026-2031.

Sementara Ketua MAA Aceh Timur Tgk Abdul Manaf dalam sambutanya mengajak semua Panglima Laot Lhok dalam wilayah Aceh Timur untuk terus saling membahu dalam menegakkan hukum adat laot.

“Panglima Laot selain bertugas pemimpin hukum adat dalam masyarakat nelayan, juga harus mampu memikirkan bagaimana cara meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran nelayan di lhok masing-masing. Untuk itu Panglima Laot harus cerdas dan punya relasi yang baik dengan semua elemen,” demikian kata Ketua MAA Kabupaten Aceh Timur.  []

Exit mobile version