Aceh Tamiang

Nurdin, S. Pd., M.M., : Karena Ingin Nyaman Peserta Didik Adalah Motivasi Kami Selesaikan Program Revit

0
Oplus_16908288

Lensaraya.com | Aceh Tamiang – Perjuangan pihak sekolah dalam merealisasi program revitalisasi dari satuan pendidikan sumber anggaran dari pemerintah pusat tidak lain hanyalah untuk mewujudkan stabilitas sarana dan prasarana kebutuhan bagi keberlangsungan proses belajar mengajar di sekolah.

Harapan ini juga dimiliki oleh kepala sekolah (Kepsek) SDN 1 Percontohan Karang Baru Kabupaten Aceh Tamiang, Nurdin, S. Pd., M.M., menyelesaikan tahapan demi tahapan revitalisasi bagi sekolah dipimpinnya pasca bencana alam Hidrometeorologi akhir November tahun lalu.

Perjuangan ini tetap optimis dilakukan oleh pihak SDN 1 Percontohan Karang Baru di Desa Tanjung Karang, Aceh Tamiang meskipun kondisi harga material bahan bangunan saat ini sungguh tidak berpihak kepada kaum lemah dan golongan menengah ke bawah.

Cita-cita pihak SDN 1 Percontohan Karang Baru adalah dengan anggaran yang ada diselimuti harga material melebihi ketetapan rencana AS nggaran biaya (RAB), nb Amun tetap berupaya menyelesaikan revitalisasi bangunan sekolah dengan hasil terbaik demi kepentingan dan rasa aman dan nyaman peserta didik dalam melaksanakan program belajar mengajar secara layak.

Ditemui awak media ini, Kepala Sekolah (Kepsek) SDN 1 Percontohan Karang Baru, Nurdin, S. Pd., M.M., di ruang kerjanya mengatakan, meskipun kondisi harga material tidak stabil bahkan alami over budget pengerjaan Revitalisasi ini tetap harus diselesaikan sesuai perjanjian (kontrak) kerja telah ditandatangani.

“Meskipun dengan berbagai upaya kami tetap optimis menyelesaikan mengerjakan program Revitalisasi dari anggaran negara bersumber APBN tersebut, bagi kami yang penting kualitas hasil pembangunan yang terbaik karena digunakan jangka panjang,” ujar Nurdin, S. Pd., M.M., Selasa, 21 Juli 2026.

Kata Ku epsek SDN 1 Percontohan Karang Baru, “Bagi kami tetap mengutamakan kualitas hasil yang memuaskan bagi tempat anak-anak didik merasakan belajar secara aman dan nyaman serta berbasis lingkungan sehat dan asri untuk dunia pendidikan sesuai harapan,” sebutnya.

Lanjut Kepsek, meskipun dalam situasi semua pihak pelaksana program revitalisasi Satdik mengeluh dengan kondisi melambungnya harga bahan material bangunan, pihaknya terus berpacu secara optimal dan maksimal agar sarana dan prasarana pendidikan terpenuhi hendaknya disekolah dipimpinnya itu.

Kepsek SDN 1 Percontohan Karang Baru sangat berharap dukungan dari pihak pemerintah terkait guna melakukan penelusuran dan memperjuangkan stabilitas harga material bangunan agar kembali stabil.

Sikapi kondisi tersebut, Direktur Forum Peduli Rakyat Miskin (FPRM), Nasruddin, S.E., dikenal salah seorang aktivis peduli pendidikan mengatakan, di Aceh Tamiang seharusnya pihak Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Mm enengah (Diperindahkop dan UKM) harus pro aktif melakukan terobosan terkait stabilitas harga bahan bangunan.

“Kita harus mengetahui dan memperoleh titik utama sumber dari mana dugaan permainan sektor perdagangan baham material bangunan ini, kepentingan rakyat harus didahulukan dari pada kepentingan oknum mafia diduga memperkaya diri dengan mengorbankan kepentingan umum,” tegas Nb asruddin, S.E.

Pihak media ini belum memperoleh konfirmasi dari pihak Disperindagkop dan UKM Aceh Tamiang guna upaya mengembalikan stabilitas harga bahan bangunan tetap normal.

Awak media ini memberikan hak jawab dan hak klarifikasi kepada pihak instansi terkait agar memenuhi syarat keseimbangan informasi publik meskipun berita ini sudah diterbitkan.*

Reporter: Adi Hunter

Exit mobile version