Aceh Tamiang

Ini Desakan Bang Agam kepada DPRK Aceh Tamiang Terkait Percepatan Realisasi Bantuan Bencana

0
Oplus_16908288

Lensaraya.com | Aceh Tamiang — Muhammad Hanafia, akrab disapa Bang Agam, salah seorang aktivis senior pemerhati kebijakan publik Aceh Tamiang, dorong Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Tamiang agar segera terbitkan rekomendasi resmi kepada pemerintah pusat.

Rekomendasi dari pihak parlemen wakil rakyat itu sebagai responsif atas aspirasi dari masyarakat Aceh Tamiang korban dampak bencana alam terkait percepatan pencairan bantuan bagi masyarakat terdampak bencana Hidrometeorologi pada November 2025 lalu.

Hal tersebut disampaikan Bang Agam atas keluhan masyarakat selama ini banyak yang menyampaikan kepadanya melalui berbagai saluran media sosial (Medsos) di Karang Baru, Minggu (7/6/2026).

Ia menilai, sebagai lembaga perwakilan rakyat dari 12 kecamatan di Kabupaten Aceh Tamiang, DPRK memiliki peran penting dalam menyuarakan kondisi masyarakat terdampak bencana kepada pemerintah pusat.

Menurutnya, rekomendasi tersebut diharapkan dapat ditujukan kepada sejumlah pihak terkait, antara lain Presiden RI, Menteri Dalam Negeri, Menteri Sosial, Menteri Keuangan, serta Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), agar proses penyaluran bantuan dapat segera dipercepat.

“Harapannya DPRK Aceh Tamiang dapat segera mengeluarkan rekomendasi resmi agar bantuan untuk masyarakat terdampak bencana bisa segera dicairkan,” ujar Bg Agam.

Ia juga menyebut bahwa surat rekomendasi tersebut idealnya ditandatangani oleh pimpinan DPRK bersama seluruh anggota dewan, sebagai bentuk komitmen bersama dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat yang sedang terdampak bencana.

Lebih lanjut, Bg Agam menekankan pentingnya keberanian dan kepedulian wakil rakyat dalam menyuarakan aspirasi masyarakat, terutama dalam kondisi darurat bencana yang berdampak pada kehidupan warga.

Ia menegaskan bahwa dorongan tersebut merupakan bentuk kepedulian agar penanganan dampak bencana dapat berjalan lebih cepat dan tepat sasaran, khususnya terkait bantuan yang hingga kini masih dinantikan oleh masyarakat.*

Reporter : Adi Hunter

Exit mobile version