Ekonomi

Ekonomi Aceh Tengah Mulai Menggeliat, Bupati Pastikan Beras Aman dan Aktivitas Warga Kembali Normal

18

LENSA ACEH TENGAH – Bupati Aceh Tengah, Drs. Haili Yoga, M.Si, memastikan ketersediaan beras bagi masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Aceh Tengah tidak mengalami kendala. Hal tersebut disampaikannya kepada awak media di Pendopo Bupati Aceh Tengah, Minggu (18/01/2026).

Bupati menjelaskan, pendistribusian beras terus dilakukan secara rutin hampir setiap hari ke desa-desa terdampak bencana. Jumlah bantuan yang disalurkan berkisar antara satu hingga dua ton per hari, menyesuaikan kebutuhan masyarakat di lapangan.

“Alhamdulillah, hampir setiap hari kita salurkan satu sampai dua ton beras ke desa-desa terdampak. Bersama Bulog, kami terus memantau dan memastikan tidak ada masyarakat Aceh Tengah yang tidak mendapatkan beras”, ucap Bupati.

Tidak hanya untuk kebutuhan harian, Bupati juga memastikan stok beras menjelang bulan Ramadan telah disiapkan dan dalam kondisi aman. “Untuk Ramadan juga sudah kita siapkan bersama Bulog dan itu cukup. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir”, tambahnya.

Seiring pemulihan pascabencana, Bupati menegaskan bahwa aktivitas perekonomian masyarakat Aceh Tengah mulai kembali menggeliat. Sektor pariwisata perlahan bangkit, ditandai dengan mulai pulihnya kawasan Danau Laut Tawar, aktivitas arung jeram, serta pembersihan pinggiran danau yang kini sedang berjalan.

Pembersihan tersebut merupakan hasil kolaborasi pemerintah kabupaten, provinsi, dan pemerintah pusat, termasuk perbaikan jalan lintas danau serta jalan nasional yang kini berangsur membaik.

Selain itu, persoalan pengelolaan sampah yang sempat menjadi kendala juga mulai mendapat solusi. Pemerintah pusat akan membantu pembangunan TPA (Tempat Pengolahan Akhir Sampah) di Aceh Tengah.

“Ini bukti bahwa pemerintah pusat hadir membantu Aceh Tengah. Mulai dari pangan, infrastruktur, hingga tata kelola lingkungan”, tegasnya.

Bupati juga menyampaikan bahwa aktivitas ekonomi masyarakat telah kembali berjalan normal, antrean BBM sudah tidak lagi terjadi, ketersediaan BBM, gas, dan bahan pokok mencukupi, serta aktivitas perdagangan sudah berlangsung hingga malam hari.

“Ekonomi sudah bergerak. Yang menjadi prioritas kita sekarang adalah masyarakat yang terdampak langsung bencana. Bahkan masyarakat yang tidak terdampak pun sudah ikut membantu saudara-saudara kita yang tertimpa musibah”, ungkapnya.

Ke depan, Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah akan memfokuskan pemulihan ekonomi masyarakat melalui bantuan bibit padi, jagung, cabai, serta dukungan pupuk, terutama bagi warga terdampak bencana. Sementara itu, pembangunan Hunian Sementara (Huntara) terus berproses dan ditargetkan sebagian sudah dapat ditempati sebelum Ramadan.

“Tujuan kita jelas, masyarakat tidak lagi berlama-lama di pengungsian dan ekonomi bisa kembali bangkit”, pungkas Bupati.

Exit mobile version