Lensaraya.com | Aceh Tamiang – Program revitalisasi satuan pendidikan sumber anggaran pendapatan belanja negara (APBN) tahun 2026 sekolah diwilayah terdampak bencana banjir di Aceh Tamiang, salah satunya di Kecamatan Seruway.
Pantauan media Lensaraya.com ke lokasi Taman Kanak-kanak (TK) Negeri Pembina Kecamatan Seruway berhasil wawancarai para tukang sedang istirahat, Sabtu, 20 Juni 2026.
Dari amatan awak media terlihat, pengerjaan proyek revitalisasi satuan pendidikan di TK Negeri Pembina Seruway masih terus berjalan, meskipun terkendala selama ini mendapatkan material jenis semen untuk pengerjaan kegiatan fisik menggunakan semen.
Kepsek TK Negeri Pembina Seruway, Yufarmi, S. Pd., mengatakan, progres pelaksanaan kegiatan revitalisasi sudah mencapai 50 persen total secara keseluruhan, namun untuk kegiatan fisik menggunakan material agak terkendala karena krisis semen dipasaran.
“Kami sangat optimis, Alhamdulillah, akan selesai tepat waktu, tetapi ada rasa kekhawatiran kami akibat kenaikan harga barang yang sangat luar biasa hingga diatas harga budget, bagaimana solusinya nanti,” kata Yufarmi, S. Pd, Sabtu, 20 Juni 2026.
Kegiatan dilaksanakan pada program revitalisasi kali ini, rehabilitwsi ruang belajar 3 unit,
area bermain anak, rehabilitasi toilet, penataan lingkungan sekolah beserta sanitasinya.
Tukang pelaksana kegiatan revitalisasi di TK Negeri Pembina Seruway saat dimintai keterangan oleh awak media Lensaraya.com mengatakan, pengerjaan sudah mencapai 50 persen, untuk kegiatan pengecatan sudah hampir selesai, ganti atap sudah selesai.
“Memang ada beberapa item lainnya belum dikerjakan dan sedang dalam pengerjaan, untuk MCK sudah selesai sebanyak 4 pintu,” ujarnya.*
Reporter : Adi Hunter
