Aceh Tamiang

Plt. Sekda Syu’ibun Anwar Sigap Tanggapi Viral Limbah RSUD MS, Meskipun Malam Hari Tetap Tinjau Lokasi

0
Oplus_16908288

LENSA RAYA, Aceh Tamiang – Viralnya pemberitaan terkait dugaan limbah rumah sakit umum daerah Muda Sedia (RSUD MS) Kabupaten Aceh Tamiang di media beberapa hari ini menjadi sorotan utama perbincangan publik.

Sebagai pelaksana tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) selaku pejabat nomor 3 di pemerintahan daerah membawahi satuan kerja perangkat kabupaten (SKPK), Drs. Syuibun Anwar turun langsung memastikan isu dugaan limbah rumah sakit di Desa Sukajadi, Karang Baru.

Plt. Sekda Aceh Tamiang pada Kamis, 30 April 2026 (malam hari) turun langsung monitoring dan memeriksa kondisi limbah rumah sakit diduga berasal dari RSUD Muda Sedia, hal ini sebagai langkah responsif dan cepat tanggap akan persoalan limbah dapat berdampak negatif bagi lingkungan hidup.

Menurut pantauan media, meski saat ini sedang disibukkan terpusat dengan percepatan urusan penanganan data korban banjir dan pemulihan wilayah pasca bencana, Drs. Syuibun Anwar tidak menutup mata terhadap Viralnya berita terkait kondisi lingkungan di RSUD Muda Sedia Aceh Tamiang.

Hasil Pemeriksaan dan pantauan Langsung di TKP, Bukan Limbah B3, Melainkan Sampah Rumah Tangga

Plt. Sekda Syu’ibun Anwar menyebutkan, setelah melakukan pemeriksaan dan pemantauan menyeluruh di lokasi, dugaan limbah tersebut adalah sampah rumah tangga.

“Kalau saya amati secara langsung di sini, tumpukan sampah tersebut bukanlah limbah medis golongan B3. Itu murni sampah rumah tangga biasa yang terdiri dari plastik bekas, botol minuman, kardus, sisa material bangunan seperti plafon dan kayu, serta kotak obat yang terbuat dari kertas,” jelas Drs. Syuibun Anwar.

Lebih lanjut Plt. Sekda Aceh Tamiang menegaskan, untuk pengelolaan limbah medis B3 yang berbahaya, pihak rumah sakit dinilai sudah mengelolanya dengan baik dan sesuai prosedur melalui pihak ketiga.

“Yang menjadi masalah saat ini hanya tumpukan sampah umum yang menumpuk. Dan saya sudah perintahkan, besok pagi sampah ini harus sudah diangkut dan bersih,” tegasnya dengan tegas.

Tindakan Nyata yang Dinanti Masyarakat

Reaksi cepat dan sigap, Plt. Sekda langsung turun lapangan meskipun dimalam hari (diluar jam kerja) sebagai pejabat negara pelayan masyarakat benar-benar-benar peduli dan sigap atas isu keluhan publik.

Masyarakat menilai, inilah bentuk sikap cepat tanggap seorang pemimpin dan pejabat negara yang tidak hanya duduk di kantor dibelakang meja, tetapi berani turun tangan melihat langsung persoalan demi mencari solusi terbaik.

Meskipun sebelumnya awak media sempat menemukan adanya bungkus plastik obat yang tercampur, namun hasil verifikasi resmi dari pimpinan tertinggi di lingkungan Pemkab ini menjadi acuan utama untuk perbaikan segera.*

Reporter : Adi Hunter

Exit mobile version