LENSARAYA | Aceh Tamiang – Bulan suci Ramadhan 1447 Hijriyah sudah hampir separuh berjalan dan terlihat antusiasme umat Muslim menjalankannya mesti ditengah-tengah kondisi pemilihan dari dampak pasca bencana di Kabupaten Aceh Tamiang.
Dalam upaya saling mengingatkan dan saling memelihara kondusifitas dilingkungan wilayah hukum Polres Aceh Tamiang, Kapolres Aceh Tamiang, AKBP Muliadi, S.H., M.H., mengajak seluruh umat Islam dalam bulan suci Ramadhan ini agar lebih meningkatkan ibadah, keimanan dan ketaqwaan (Imtaq) kepada Allah SWT sebagai Sang Khaliq.
AKBP Muliadi, S.H., M.H., berpesan kepada seluruh lapisan masyarakat Muslim diseluruh Wilkum Aceh Tamiang untuk lebih memupuk dan mempertebal keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT demi bagian dari rifleksi diri setiap hamba dalam menjalankan kehidupannya di dunia dan seraya mempersiapkan bekal menuju Akhirat kelak.
“Mari kita lebih meningkatkan rasa syukur kita kepada Sang Pencipta kita, Allah SWT dengan semakin bertambah keimanan dan ketaqwaan kita kepada-Nya sebagai hamba yang diberikan berbagai nikmat dalam kehidupan ini serta keselamatan dalam setiap langkah dan keberkahan dalam nikmat rizki kita peroleh atas ridha-Nya,” himbau AKBP Muliadi, S.H., MH..
Kapolres Aceh Tamiang ini juga mengkhususkan bagi seluruh personil Polres dibawah pimpinannya beserta jajaran, bagi umat Islam agar dalam kehidupan sehari-hari dan dalam menjalankan tugas s bagai abdi negara dan hukum, sebagai pilar edukasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) agar lebih mengedepankan pola pendekatan berbasis humanis ditengah masyarakat.
“Kedepankan prinsip-prinsip kemanusiaan dan keadilan sosial dalam setiap pelaksanaan amanat tugas sebagai abdi negara dan abdi hukum menuju Polri Yang Presisi dilandasi fondasi keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT,” himbau Kapolres Aceh Tamiang.
Menurut AKBP Muliadi, dengan kokohnya fondasi keimanan dan ketaqwaan setiap hamba kepada Sang Khaliq, pasti tertanam dalam jiwa setiap hamba selaku umat Muslim kesadaran dalam berbuat “Amar Makruf Nahi Munkar”, tentunya sebagai benteng diri setiap hamba Allah dalam menjaga serta memelihara lingkungannya tetap aman, damai, sejuk, serta nyaman.
“Jika semua itu telah dapat diimplementasikan dalam kehidupan ini, Insya Allah Aceh Tamiang ini akan berada pada situasi dan kondisi normal dan stabil dari berbagai gangguan ketertiban masyarakat (Guantibmas),” jelas Kapolres Aceh Tamiang itu.
Reporter : Adi Hunter
